Manado Menjadi Kota Model Kerukunan Umat beragama


Manado menjadi trending topik saat ini dalam hal kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama, banyak kalangan menilai Kota manado adalah daerah yang paling rukun, nyaman  dan damai se-Indonesia, Pemerintah Pusat pun mengakuinya. Jika kita telusuri lebih jauh alasan terciptanya Kota yang nyaman dan damai ini, tidak terlepas dari peran beberapa  faktor berikut ini, yaitu:

1. Semboyan  Torang samua basudara” yang artinya “Kita semua bersaudara”  sangat melekat mendarah daging di masyarakat manado. Arti persaudaraan sangatlah penting bagi masyarakat manado, dimana sikap saling mendukung dan membantu serta melindungi adalah suatu kewajiban dalam tali persaudaraan tanpa membedakan-bedakan agama yang dianutnya. Hal ini didukung dengan adanya perkawinan campur antar suku, agama, ras dan budaya berbeda yang menghasilkan nilai positif, dengan arti dapat menggabungkan perbedaan menjadi satu dalam tali persaudaraan.

2. Pola/gaya hidup masyarakat manado umumnya memiliki sifat saling terbuka dalam interaksi sosialnya, hal ini sebagai daya pendukung terciptanya kesatuan dan persatuan hidup bermasyarakat.

3. Dukungan peran serta pemerintah daerah yang sangat kuat dan intensif dalam hal kerukunan beragama, dengan terbentuknya Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) yang secara aktif mempersatukan pemuka – pemuka  agama untuk saling berkomunikasi dan berkoordinasi sehingga terbentuklah ikatan kekerabatan yang harmonis antar pemuka – pemuka agama yang juga ikut mempengaruhi masing – masing individu masyarakat pemeluk agama tersebut.

4.Masyarakat manado sangat mawas diri dari pengaruh – pengaruh buruk yang sifatnya provokatif dan memecah belah keharmonisan yang telah terjalin selama ini.

5. Masyarakat manado juga memilikii sikap Toleransi yang amat tinggi, dengan cara menghormati pemeluk agama lain yang sedang menjalankan ibadahnya serta sikap saling mendukung, bantu – membantu dalam acara – acara besar antar umat beragama tanpa memandang perbedaannya.

Faktor – faktor tersebut melahirkan sikap rukun sehingga terciptanya daerah yang nyaman dan damai antar masyarakat yang multireligi ini. Keadaan inilah manjadi acuan daerah – daerah lain dan negara lain untuk mempelajarinya di kota Manado, sebagai buktinya Kementerian Agama mempercayakan Sulawesi Utara khususnya Kota Manado sebagai tuan rumah Workshop dan Temu Konsultasi Optimalisasi Program Kerja Pusat Kerukunan dan Kanwil Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi se-Indonesia “Dalam Upaya Meningkatkan Kerukunan Umat Beragama”.

Jangan heran bila ada seorang anggota Komisi VIII DPR RI Achmad Rubaie menilai Provinsi Sulawesi Utara layak dijadikan model oleh provinsi lain di Indonesia dalam hal penerapan kerukunan hidup antar umat beragama (sumber: antara news). Belum lagi pernyataan dari Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, MGR. Leopoldo Girelli, memuji toleransi umat beragama begitu baik pada saat beliau berada di Kota Manado dengan mengungkapkan perasaannya yang terharu karena selama di Manado, ribuan umat Katolik serta pemimpin sejumlah agama dan pejabat pemerintahan dengan tulus menyambutnya  (sumber : http://www.inilah.com), pernyataan ini menambah daftar panjang pengakuan yang prestatif untuk kota manado.

Sebagai bukti konkrit di tengah masyarakat manado dapat kita lihat pada sasat  menjelang  Bulan Suci Ramadhan bagi umat muslim seluruh elemen masyarakat non-Muslim bersatu padu memperkuat persatuan dengan menjadi sosok penjaga keamanan dan pada Hari Raya Natal, masyarakat non-Kristen menjadikan posisi sebagai “satpam” sebagai wujud kepedulian begitu juga pada Hari Raya Imlek bagi etnis Tionghoa.

Memang benar terbukti, sikap hidup toleransi umat beragama di Kota Manado sangat layak dijadikan  contoh bagi daerah – daerah dan negara lainnya. ” Rasa nyaman dan damai sangatlah berharga dalam hidup ini agar kita semua bisa menikmati hidup yang sesungguhnya”. – Billy J. Lasut –


7 Komentar (+add yours?)

  1. jack
    Mei 23, 2012 @ 13:17:38

    Good ,,,,

    Balas

  2. David T.
    Mei 23, 2012 @ 13:32:04

    GOD BLESS “MANADO”

    Balas

  3. chandra
    Jul 04, 2012 @ 10:27:56

    karena apapun yang terjadi di kota Manado Semuanya hanya Karena Kasih Sayang dari Tuhan Yesus Kristus yang telah melandaskan sikap hidup Orang Percaya dalam KASIH MENGASIHI ANTAR SESAMA MANUSIA

    TUHAN YESUS SELALU MEMBERKATI MANADO…!

    Balas

  4. tommy
    Mar 22, 2013 @ 13:56:26

    hidop orang manado

    Balas

  5. Ronald
    Apr 25, 2013 @ 03:24:34

    dimana ada hidup Rukun dan Damai disitu berkat Tuhan diperintahkan
    inilah Citra Kota Yerusalemnya Indonesia

    Balas

  6. Tai harum
    Agu 17, 2013 @ 04:59:59

    Trimakasih Tuhan Yesus atas kasih setiamu thd sesama…love u forever

    Balas

  7. seputar sulut
    Apr 01, 2014 @ 02:11:52

    Bangga jadi orang Manado…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: